Apr 16, 2011 | By: Dinny's Blog

[ Puisiku ] Aku Kamu Dia

Aku...                                     
Aku adalah aku                                    
Aku yang selalu bermimpi
Bermimpi akan selalu bersamamu

Kamu...
Kamu adalah matahariku
Kamu yang dulu pernah menyinari hatiku

Dia...
Dia adalah sang maha sempurna
Tak ada ku disini tanpa tanganNya
Selalu setia menerima segala gundahku
Aku yang terlalu lemah tanpaNya

Aku disini...
Berdiri termenung
Memikirkan yang tak ingin ku pikirkan
Dulu..
Dulu waktu dia memandangku kagum
Tak ada yang ku inginkan
Kecuali dapat memandang senyum tulusnya

Dulu..
Dulu waktu kau kenal aku
Dulu..
Dulu waktu kau ingat aku
Dulu..
Waktu tak pernah sesepi ini
Dimanakah dirimu yang dulu?

Ku disini menanti..
Menanti sebuah kisah
Sebuah kisah dimana sang putri jatuh cinta pada pangerannya
Sebuah kisah bertemunya cinta..
Sebuah kisah yang diridhai olehNya..
Dalam naungan rahmatNya...
Cinta yang penuh barokah...
 
by : A. S. W

[ Lyrics ] This is Me - Demi Lovato

I’ve always been the kind of girl
That hide my face...
So afraid to tell the world
What I’ve got to say
But I have this dream

Right inside of me
I’m gonna let it show
It’s time to let you know
it's to let you know...

This is real...
This is me...
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me...

Do you know what it’s like
To feel so in the dark
To dream about a life
Where you’re the shining star
Even though it seems
Like it’s too far away
I’ve got to believe in myself
It’s the only way..

This is real...
This is me...
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me...

You’re the voice I hear inside my head
The reason that I’m singing
I need to find you
I gotta find you
You’re the missing piece I need
The song inside of me
I need to find you
I gotta find you

This is real...
This is me...
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me...

You’re the missing piece I need
The song inside of me
This is me...
You’re the voice I hear inside my head
The reason that I’m singing
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me….

*My favorite song This Is Me by Demi Lovato :)
Apr 6, 2011 | By: Dinny's Blog

[ Lyrics ] Haramkah - Melly Goeslaw

Haram-haramkah aku..
 Bila hatiku jatuh cinta...
 Tuhan pegangi hatiku
 Biar aku tak jadi melanggar
 Aku cinta pada dirinya...
 Cinta pada pandang pertama
 Sifat manusia ada padaku
 Aku bukan Tuhan...
*
 Haram-haramkah aku
 Bila aku terus menantinya
 Biar waktu berakhir
 Bumi dan langit berantakan...
**
 Aku tetap ingin dirinya
 Tak mungkin aku berdusta
 Hanya Tuhan yang bisa jadikan
 Yang tak mungkin menjadi mungkin...
Reff:
 Aku hanya ingin cinta yang halal
 Di mata dunia juga akhirat...
 Biar aku sepi aku hampa aku basi
 Tuhan sayang aku...
 Aku hanya ingin cinta yang halal
 Dengan dia tentu atas ijinNya
 Ketika cinta bertasbih
 Tuhan beri aku cinta
 Ku menanti cinta…
Apr 3, 2011 | By: Dinny's Blog

[ Puisiku ] Mati Rasa *_*

Dua kali itu sudah cukup...
Kini ia tak mampu
Tak mampu merasakan lagi apa itu cinta
Setelah dulu ia terluka akannya
Luka itu membekas tak terhapuskan
Betapa berat rasanya ia memulai harinya
Ingin ia meninggakan semua, namun itu tak mungkin
Itu hanya masa lalunya
Kini ia takan begitu....

Hidupnya tenang
Hidupnya penuh ceria
Namun kini ia tak mau lagi terjatuh dalam hitamnya luka masa lalu
Yang mungkin ia takan pernah merasakannya lagi
Dan tak kan ingin lagi
Ia takut
Ia hanya takut kisahnya terulang kembali...

Semua membuatnya mati rasa
Tak mau, tak sanggup, tak bisa, dan tak kuasa
Ia tak mampu membuka sedikit celah dihatinya
Ia tak mau lagi membukanya....

Semua yang dirasakanya lenyap begitu ia memngingat akan kisahnya dulu
Tak sadarkah ia?
Telah mati rasa akan cinta?

Sesaat ia pun teringat akan TuhanNya
Ia tersadar dari keterpurukannya
Iapun mampu berdiri dengan menyebut asmaNya

Dan kini ia yakin TuhanNya akan menurunkan malaikatnya pada saatnya nanti
Tuk merubah semua masa lalunya menjadi ceria... 

*diambil dari realita sang bintang yang selalu menanti kekasihnya dimalam sepi...

Sinopsis Negeri 5 Menara


Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.

Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.

Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan mantera sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.

Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.

Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai,  Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa.  Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun.Tuhan sungguh Maha Mendengar.
Bagaimana perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai? Siapa horor nomor satu mereka? Apa pengalaman mendebarkan di tengah malam buta di sebelah sungai tempat jin buang anak? Bagaimana sampai ada yang kasak-kusuk menjadi mata-mata misterius? Siapa Princess of Madani yang mereka kejar-kejar? Kenapa mereka harus botak berkilat-kilat? Bagaimana sampai Icuk Sugiarto, Arnold Schwarzenegger, Ibnu Rusyd, bahkan Maradona sampai akhirnya ikut campur? Ikuti perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata para pelakunya. Negeri Lima Menara adalah buku pertama dari sebuah trilogi.
Ranah 3 Warna beredar 23 Januari
Ranah 3 Warna, buku ke-2 dari trilogi Negeri 5 Menara sudah beredar pada tanggal 23 Januari 2011 di seluruh toko buku di Indonesia. Buku juga bisa dipesan (preorder) secara online di www.gramediashop dan www.gramedia.com.
Sinopsis:
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya. Ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa ijazah?
Terinspirasi semangat tim dinamit Denmark, dia mendobrak rintangan berat. Baru saja dia bisa tersenyum, badai masalah menggempurnya silih berganti tanpa ampun. Alif letih dan mulai bertanya-tanya: “Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?” Hampir saja dia menyerah.
Rupanya “mantra” man jadda wajada saja tidak cukup sakti dalam memenangkan hidup. Alif teringat “mantra” kedua yang diajarkan di Pondok Madani: man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra itu dia songsong badai hidup satu persatu. Bisakah dia memenangkan semua impiannya?
Kemana nasib membawa Alif? Apa saja 3 ranah berbeda warna itu? Siapakah Raisa? Bagaimana persaingannya dengan Randai? Apa kabar Sahibul Menara? Kenapa sampai muncul Obelix, orang Indian dan Michael Jordan dan Ksatria Berpantun? Apa hadiah Tuhan buat sebuah kesabaran yang kukuh?
Ranah 3 Warna adalah hikayat bagaimana impian tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup terus digelung nestapa. Tuhan bersama orang yang sabar.
Ranah 3 Warna adalah buku kedua dari trilogi Negeri 5 Menara. Ditulis oleh Ahmad Fuadi, mantan wartawan TEMPO dan VOA, penerima 8 beasiswa luar negeri dan penyuka fotografi. Pernah tinggal di Kanada, Singapura, Amerika Serikat dan Inggris. Alumni Pondok Modern Gontor, HI Unpad, George Washington University dan Royal Holloway, University of London ini meniatkan sebagian royalti trilogi ini untuk membangun Komunitas Menara, sebuah yayasan sosial untuk membantu pendidikan orang yang tidak mampu, yang berbasiskan sukarelawan.

Penghargaan untuk Negeri 5 Menara: Nominasi Khatulistiwa Literary Award 2010, Penulis dan Fiksi Terfavorit, Anugerah Pembaca Indonesia 2010.

Novel yang mengagumkan mengangkat kisah realita santri dari pondok modern Gontor...
Langka ! bacalah dan kamu akan masuk ke dalam suasana keislaman yang kental akan kehidupan sehari-hari..
Apr 2, 2011 | By: Dinny's Blog

[ Puisiku ] Yang Baik itu

Terkadang menjadi baik itu lebih sukar dilakukan..
Baik dalam artian mencakup segala keseluruhan tingkah lakumu
Sulit apabila suatu hal dimata orang lain salah, anggapan kita benar bahwa itu baik
Memang baik itu sukar dimengerti secara jelas
Bila baik utntuk diri sendiri belum tentu baik bagi orang lain
Baik it's relative
Dan aku terus mencoba untuk jadi lebih baik dan terbaik
Yang terbaiklah sukar diperoleh

Aku adalah perempuan biasa
Aku adalah perempuan sederhana
Aku adalah seorang perempuan muslim

Dalam agamaku segala perbuatan diharuskan bertujuan untuk kebaikan
Segala sesuatunya dilakukan karena Allah Ta'ala

Akupun mencoba setiap saat menjadi perempua baik dimata Allah Azza Wajala

Aku tau aku tidak luput dari segala dosaku
Namun aku tetap ingin menjadi yang dikasihi Allah
Aku ingin terus menjadi perempuan baik-baik

Akan tetapi...
Terkadang keinginan seorang perempuan memiliki kekasih sangat mendominan
Apalagi aku gadis remaja biasa yang sedang dalam masa pubertas
Tak ayal akupun ingin merasakan apa itu cinta
Namun akupun tau segala yang menyangkut tentang cinta itu belum saatnya

Ya akupun ingin merasakanya
Akan tetapi akupun teringat akan orang tuaku dan Allah SWT
Aku tak akan menghabiskan masa remajaku untuk merasakn cinta yang belum pada waktunya
Biar orang lain berkata apa
Aku sepi aku hampa aku basi
Yeah inilah aku...
Dan selamanya aku akan terus seperti ini sampai tiba saatnya nanti


Aku akan terus mencoba jadi gadis baik
Akan kucoba melawan pikiran-pikiran yang tak baik itu
Akan kucoba untuk menghilangkannya
Aku percaya padaNya...

"Perempuan-perempuan yang tidak baik adalah untuk laki-laki yang tidak baik
Dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk perempuan-perempuan yang tidak baik(pula)
Dan perempuan-perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik
Dan laki-laki yang baik adalah untuk perempuan-perempuan yang baik(pula)
Mereka(yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkkan oleh mereka
Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia(yaitu surga)"

Semoga aku termasuk orang-orang yang mulia itu
Amiiiiinnnnnnnnn....




By: A. S. W 

[ Puisi ] Allah Maha Cahaya



Jauh melangkah meniti waktu berlalu
Jauh berjalan lewati berjuta warna kehidupan
Tanpa sadari dalam cermin wajah ini
Bertambah umurku dalam hidup yang semakin merapuh..

Allah bukalah hatiku
Bimbing di jalan terangmu
Selamatkanlah jiwa yang lelap dalam cahaya rahmatMu
Allah Engkau Maha Cahaya
Beri petunjuk sang jiwa
Ampunilah diri yang lelah
Kadang sesat ku melangkah..

Menghitung diri tanpa sadar air mata
Menjadi saksi banyak waktu sia-sia
Tanpa sadari dalam cermin wajah ini
Bertambah umurku dalam hidup yang semakin merapuh..

Allah bukalah hatiku
Bimbing di jalan terangMu
Selamatkanlah jiwa yang lelap dalam cahaya rahmatMu
Allah Engkau Maha Cahaya
Beri petunjuk sang jiwa
Ampuni diri yang lelah
Kadang sesat ku melangkah

Allahku Allah.... Allahu Allah..
Allah terangi jiwaku
Allah beri petunjukMu
Allahku Allah.. Allahhu Allah..
Allah bimbinglah hambaMu
Allah ampunilah aku..